Globalisasi menyisakan dampak-dampak negatif bagi perkembangan etika moral anak. Pengaruh arus informasi yang deras dan mudah di akses baik melalui komputer, handphone, DVD dsb memberi anak-anak kita tumbuh melebihi usia ya sebenarnya.

Sebagai orang tua dan pendidik kita sering dibuat kaget bahkan shock untuk menerima kenyataan bahwa anak-anak kita telah mengetahui hal-hal yang menurut batasan moral, agama “belum saatnya” mereka ketahui.

Mudah untuk menyalahkan tayangan televisi, akses internet, penyalahgunaan alat komunikasi mobile sebagai kambing hitam penyebab bencana moral ini. Namun Kemajuan teknologi tidak bisa di bendung dan mencari kambing hitam bukanlah sebuah solusi. Berbagai insiden terus terjadi sampai kita bosan dan mungkin akhirnya menerima itu semua sebagai konsekuensi logis dari semakin majunya dunia.

Namun hati nurani kita menyadari bahwa kita berjalan ke arah yang salah, dan direlung hati kita yang paling dalam, kita terus memberontak dan berharap semuanya bisa diperbaiki.

Melalui blog ini saya mengajak rekan-rekan sekalian memberi sumbangsih pemikiran mengenai bangaimana rekan-rekan sekalian melihat masalah ini serta mencari solusi bersama.