Arsip Kategori: Pendidikan

Dari Workshop E-Learning Rakyat Kang Onno di Kota Depok

13235435_10206559619491006_5797440149300386037_oSelepas pelaksanaan workshop e-learning yang digagas KOGTIK di SMK Negeri 3 Depok, Minggu 15 Mei 2016, Saya coba mem follow up nya dengan meminta siswa mendaftar ke Web server Moodle nya kang Onno di http://cyberlearning.web.id

Kemudian tidak lupa saya minta siswa- siswi saya segera mengirim pesan ke guru-guru mereka untuk memberitahu kesiapan mereka untuk mengikuti pembelajaran online berbagai mata pelajaran.

Kebetulan ada 14 guru dari berbagai mapel yang dikirim sekolah mengikuti workshop tersebut. Baca lebih lanjut

Seminar E-Learning di Kota Depok

leaflet-elearning-depok5wSaat ini, dunia pendidikan dan dunia ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Penerapan Teknologi Informasi didunia pendidikan bukan lagi sebuah opsi melain kan sebuah keharusan, sebuah arus (stream) kuat yang jika tidak diikuti akan membuat kita tergilas dan hancur berkeping keping.

Banyak aspek pendidikan yang sudah serba ter automasi. Perpustakaan telah bergerak dari katalog online menjadi perpustakaan digital, Pembelajaran Jarak jauh sudah terfasilitasi dengan ebook, elearning, online test, tele converence dan sebagainya.

Ujian nasional berbasis Komputer (UNBK) sudah semakin matang dan kedepan penetrasinya akan semakin luas dan merata. Pengumuman Ujian Nasional berbasis web. Bukan lagi hal baru buat siswa-siswi kita. Bukan hanya di tingkat SMA atau SMK, bahkan SMP sampai SD sudah bukan sesuatu yang sophisticated lagi.

Penilaian dalam Kurikulum 2013 yang sempat menyulitkan para guru, sudah mulai terlihat solusinya berkat penerapan TI. Maka munculiah istilah e-raport atau e-nilai.

Selain itu Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak lagi menempatkan komputer dan laptop sebagai alat utama. Berbagai Gadget seperti smartphone, tablet, ipad, smart glass, smart watch dan sebagainya menuntut antisipasi elearning yang harus mobile friendly.

Pemanfaatan gadget dibidang pendidikan menawarkan beberapa solusi kreatif yang membuat smartphone, tablet bukan lagi sebagai alat komunikasi dan hiburan saja. tapi dapat dioptimalkan sebagai sarana belajar siswa-siswi kita.

Ingin tau lebih jauh? Ikutilah workshop elearning bersama Pak Onno, Omjay dan Pak Indra Charismiadji yang akan diselenggarkan di Kota Depok tanggal 15 Mei 2015…

Segera pastikan kehadiran bapak / ibu. Tempat terbatas….. Daftar secara online di :

Formulir Pendaftaran

Bimbingan TI versus Bimbingan Konseling

Tadi ngobrol sama adik yang guru BK mengenai mapel TIK di SMP. Dia bingung waktu dibilang TIK itu di K13 jadi seperti BK, dia tanya emang ngebimbing apa?. Saya jelaskan kita seperti guru BK yang membimbing siswa kasus per kasus sesuai kelebihan dan kekurangannya.

Bukannya paham, dia keliatan tambah bingung, mungkin dalam hatinya mikir “Weleh… gw punya saingan nih….”. Pas saya terangkan bahwa obyek bimbingan itu bukan hanya siswa tapi guru dan TU dia seperti tersentak kaget. Akhirnya saya uraikan secara rinci seputar juknis dan panduan seorang guru pembimbing TI di sekolah.

Baca lebih lanjut

TIPS: Menjawab soal pilihan ganda tanpa kertas LJK

ljkonlineAgar soal dikoreksi secara otomatis, kita membagikan soal dan lembar jawaban komputer yang kemudian akan di scan. Hasil scan berupa image akan konversi menjadi jawaban dan dibandingkan dengan kunci jawaban yang telah dimasukkan sehingga memperoleh nilai.

Dengan memanfaatkan situs wirawantest.net, ada cara yang lebih terautomasi serta lebih cepat untuk melaksanakan latihan, try out, ujian dan semacamnya.  Baca lebih lanjut

6 Alasan Mata Pelajaran TIK di hapus

1. Sumber kemorosotan moral

Keberadaaan peralatan komputer yang dipakai siswa disinyalir menjadi salah satu pemicu berbagai kasus moral yang mengemuka di media masa akhir-akhir ini, seperti perustiwa tawuran pelajar, merebaknya seks bebas dan kecanduan game online.

 2. Tenaga pengajar yang tidak kompeten secara akademis

Sudah menjadi rahasia umum bahwa guru TIK datang dari berbagai latar belakang pendidikan akademis. Ada yang lulusan SLTA, atau Dploma, SE, SH, bahkan sarjana pertanian atau kimia.

Baca lebih lanjut