Untuk membangun jaringan tampa harddisk yang harus dipersiapkan disisi client adalah:
-
PC Pentium I 133 Mhz
-
memory 32 MB,
-
VGA Card direkomendasikan 1 MB (Agar mensupport resolusi 800 x 600 dibutuh kan VGA Card 2 MB).
-
Floppy (opsional jika tidak memperoleh lancard yang memiliki boot rom PXE versi 2.x )
-
Lancard dengan bootrom PXE (PXE versi 1.x masih dapat di gunakan dengan konfigurasi tertentu pada konfigurasi TFTPD yang akan dijelaskan kemudian).
-
-
PC Server
-
Pentium IV (Pentium III dengan memory 512 masih dapat digunakan untuk max 4 client dgn aplikasi-aplikasi ringan)
-
Memory 512 untuk 10 client, 1 GB untuk 20 client (disarankan mennyediakan memory sebesar mungkin jika akan digunakan untuk aplikasi-aplikasi besar seperti Photoshop, Corel Draw, Webserver intranet dsb).
-
Harddisk (untuk client dibawah 20 titik, Harddisk dengan kecepatan 7200 RPM sudah memadai, jika lebih banyak disarankan menggunakan harddisk dengan kecepatan 10000 RPM atau harddisk SCSI akan memberikan performa yang lebih baik lagi).
-
-
Network Pheripheral
-
Switch HUB (Hub 100 Mbps cukup memadai, untuk performa yang lebih baik atau sebagai antisipasi pengembangan client Switch HUB dengan port 1 Gbps merupakan investasi yang menguntungkan disamping akan menunjang audio dan video streaming yang cukup memadai)
-
Saat ini terdapat switch dengan 2 port Gbps, ini sangat ideal untuk jaringan thinstation.
-
-
Kabel UTP dan RJ 45
-
Lancard (untuk server tentu tidak memerlukan bootrom dan umumnya mainboard P4 telah dilengkapi port untuk LAN, usahakan memperoleh lancard onboard giga ether
)
-
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan perangkat lunak yang akan diinstall dan di setting di PC Server.
-
Ms Windows 2003 Server
-
thinstation.nbi, thinstation.nbi.zpxe
-
File-file konfigurasi
-
tftpd32.exe
File-file ini dapat di download di http://www.ceds-id.org/ts_source/
Berikutnya proses instalasi
-
Instalasi Ms Windows 2003 Server
Dalam instalasi Ms Windows 2003 server yang perlu diperhatikan adalah network setting. IP addres untuk konfigurasi network pada server harus statik misalnya IP address: 192.168.0.100, subnet mask : 255.255.255.0, Gateaway : 192.168.0.1 (jika terhubung ke network lain atau internet). Begitu pula DNS hanya perlu diisi jika terhubung ke internet. DNS favorit saya : 202.134.0.155 dan 202.134.2.5 untuk terkoneksi ke ISP telkom.
Untuk pertimbangan performa, disarankan menggunakan jaringan workgroup (tidak di set sebagai Domain server).
Setelah instalasi Server, selesai langkah berikutnya adalah
meangaktifkan Terminal Service dan dan lisensinya. Klik Start, Control Panel, Add and Remove Program, pilih Install Windows Componen. Cari paket “Windows Terminal Service” dan Terminal Server Licensing” beri tanda centang lalu klik “OK”
Proses instalasi akan membutuh CD Windows pada folder i386. Kemudian Pada seting security kita boleh memilih “full Security” atau “Relaxed Security”. Pertanyaan lain yang harus di jawab adalah sistem lisensi. Kita bisa mengarahkan ke salah satu server microsoft atau memilih “120 days trial”. Jika proses instalasi terminal
server telah selesai, Ms windows akan meminta kita merestart sistem.
Selanjutnya setelah proses rebooting selesai, langkah selanjutnya adalah membuat user untuk masing-masing client. Klik kanan pada “My
Cumputer”, pilih “Manage” lalu ke “User and Group”. Klik pada “User” lalu di bagian kanan kosong klik kanan, pilih “add new user”. Masukkan username dan password, isian lainnya bersifat opsional. buat user sebanyak jumlah client yang dibutuhkan.
Next, klik pada group, di bagian sebelah kanan cari dan double klik “Remote Desktop User”. lalu klik “add new member”. masukkan nama-nama user yang telah dibuat sebelumnya, lalu klik “OK”, proses penambahan user telah selesai.

Dari sini kita mulai membutuhkan aplikasi third party. Pada drive c:\ buat folder dengan nama tftpdroot untuk menyimpan network boot image yang akan diload client serta konfigurasinya. Masukkan file thinstation.nbi, thinstation.nbi.zpxe, thinstation.conf.network, kedalam folder tersebut.
Buat juga folder tftpd32 di drive c:\ untuk
menampung program tftpd dan DHCP server yang gunanya sebagai tools pengidentifikasi identitas alamat client. serta protokol pengiriman file image yang dibutuhkan proses booting pada client.
Jalankan program tftpd32.exe, lalu isi parameter yang ada di dalam-nya dengan entri sebagai berikut :
Current Directory : c:\tftpdroot
Server Interfaces : (isi dengan IP address server, misalnya: 192.168.0.100
Kemudian klik pada tab “DHCP Server”, isi dengan entri sbb:
IP Pool Starting Address : 192.168.0.101
Size of pool : (sebanyak jumlah client atau lebih)
Boot File : thinstation.nbi.zpxe
Wins / DNS Server : 0.0.0.0
Default Router : 0.0.0.0
Mask : 255.255.255.0
Domain : <kosongkan>
IP Pool sebenarnya bebasa sejauh tiga bagian pertama tetap sama dengan IP address (satu subnet). Jumlah pool sebaiknya di lebihkan dari jumlah cleint untuk mengantisipasi pengembangan atau pengambilan IP address oleh perangkat lain yang kebetulan terkoneksi kejaringan seperti notebook, PC non thinstation dsb.
Setting untuk tftpd32.exe sebenarnya telah cukup, akan tetapi cukup jika terjadi kegagalan, lakukan perubahan-perubahan pada “setting”
Untuk lancard dengan bootrom PXE versi 1.x, file nbi yang digunakan adalah thinstation.nbi dengan memberi tanda centang pada “setting”, “Advance TFTP Option” “PXE Compatibility”.
Program tftpd32.exe ini harus dijalankan sebelum PC client dihidupkan, kita bisa menggunakan service manager third party seperti “firedaemon” untuk menjalankan tftpd32.exe sebagai service sehingga server tidak perlu menjalankan tftpd32.exe secara manual.
Seluruh langkah-langkah di atas adalah proses instalasi praktis thinstation dengan Ms Windows 2003 server, Jika setelah semua steps telah dilakukan dengan akan tatapi jaringan thinstation anda belum berjalan, disarankan membaca dokumentasi thinstation di http://www.thinstation.org/.
Baca juga artikel “trouble shooting thinstation” di situs ini.
Bagi yang kesulitan mencari Lancard PXE bisa pesan ke saya di awr05@yahoo.com karena kebetulan sedang kelebihan stok
. Jenis lancard IBM intel etherexpress PCI-100. (sudah pxe versi 2.x).
Ada juga beberapa lancard 3com 3C905 TXM, semuanya second. Harga Rp. 40 ribu belum termasuk ongkos kirim
![]()





139 tanggapan kepada “Membangun jaringan thinstation dengan Ms Windows 2003”
dewo
November 16th, 2007 pada 15:33
Screenshot-nya mana?
adhiwirawan
November 16th, 2007 pada 17:28
pengunjung adalah raja
, any y, thx sarannya …
Fachruddin
November 28th, 2007 pada 08:49
ini emailnya
raff
Desember 1st, 2007 pada 04:43
Cara instalasi kalo’ Server pake Wind XP SP2 gmn ?
trus untuk client thin station softwarenya gmn ?
adhiwirawan
Desember 1st, 2007 pada 07:23
Lihat di situs tetangga
. http://indrairawan.blogspot.com/2007/07/menghemat-dengan-membangun-jaringan-pc.html
atau bisa juga menggunakan software third party anywhereTS di http://www.anywherets.com
Untuk client :
1. Lancard PXE seperti dijelaskan di atas tidak memerlukan software apapun di sisi client (Kan ngga perlu disket atau harddisk lagi)
2. Lancard tampa PXE (seperti realtek dll) perlu disket yg di isi image loader (silahkat kunjungi : http://www.rom-o.matic.net
3. windows 95, 98, me : perlu software tambahan yang terdapat di CD windows 2000atau 2003 pada folder support. (D:\i386\support) untuk menginstall program remote desktop user
4. Windows XP : program remote desktop user terdapat pada menu : start, accesories, connection, remote desktop user. tulis IP Address dari PC server.
5. Linux dengan sesi Gnome : ada pada menu Aplication, Iinternet, Terminal Service Client.
Untuk server dengan Windows XP performa jaringan tidak optimal karena tidak di desain untuk server, kecuali jika aplikasi third party memberikan fitur-fitur yang memadai untuk tujuan server management seperti Citrix Metaframe.
Demikian semiga bermanfaat .
Wahyu
Desember 4th, 2007 pada 04:09
Saya sudah mencoba tetapi Lan Card untuk sisi client tidak dikenali, versi PC client saya PC terbaru HP7700 dual core dengan lancard intel 82566dm gigabit network. bagaimana saya bisa mengupdate image file di tftpdroot dengan lancard punya saya karena disi client sudah sukses untuk Booting sesuai image file tetapi gagal di inisialisasi lan ?Mohon bantuannya. Saya menggunakan server win XP dan client boot PXE NIC.
adhiwirawan
Desember 5th, 2007 pada 08:17
Kalau servernya XP, silahkan baca di :
http://my.opera.com/bbec/blog/show.dml/
atau gunakan software dari http://www.tsanywhere.com
Ridwan
Desember 8th, 2007 pada 13:15
Saya sudah gunakan thinstation sejak 2th yg lalu.spek server p4 D 2.66ghz/ram 1gb/hdd 80gb. Bisa melayani 40 client. Diaplikasikan untuk praktek kompter disekolah .client menggunakan p166 dgn lan card intel(2nd ex-ibm pc).bila ada yg mo share knowlege PM ke saya
Ridwan
Desember 8th, 2007 pada 13:25
Oh ya lupa ,untuk yg ingin menghilangkan/reset 3bulan trial terminal server win2003 . email aku aja & agar client bisa jalanin ms ofize 2007, servernya win2003 Sp2. Aplikasi yg tdk bs jalan di client autocad + photoshop ( yg laen lancar2x aja). Kalo untuk 3client mending pake betwin aja .
Ridwan
Desember 8th, 2007 pada 13:37
Kalo servernya pake XP SP2 harus instal patch buatan sala(terminal server patch)krn default xp cuma ngijinin 1user yg login jd bila ada yg rdp otomatis yg laen logout.aku dah berhasil. Untuk boot image bisa pake anywherets (gampang instalnya,hanya gak support citrix ,kecuali beli yg pro & dah komplit ada dhcp/tftpd servernya built in).kekurangannya dukungan driver untuk client sedikit
Ridwan
Desember 8th, 2007 pada 13:42
Kalo mao bikin boot image sendiri secara online bisa ke thinstation.org disitu ada link nya( gw lupa) .ada yg udah coba win2008 server?katanya dukungan untuk rdpnya lebih komplit dibanding win2003 server.sekarang yg dipake win2003 server + citrix metaframe xp
rea
Desember 12th, 2007 pada 09:11
coba dech nggak usah pake licensi, aku udah coba sejak 3 th nan lancar2 aja, dan juga bisa pake trivialnya windows2003 enggak perlu tftpd32 untuk DHCP nya aktifkan kasih scope, lebih ringan tu, eh yang aku lupa pernah pake, bisa share ke USB/flesdisk (ditambahin mnt/usb gitu,…. ) mungkin ada yang udah nyoba sharing dong detilnya….
trimakasih kalo ada yang komentar
lukman basawi
Desember 17th, 2007 pada 13:43
mas adi irawan tolong kasih tau caranya nyeting client tanpa hardisk
gue punya win2003server r2 niatnya mau di pasang di pc p4 3.ghz memori 1 gb. komputer client 5buah pentium3 550. niatnya biar konek keinternet. tolong bales ya
atau kirim artikelnya ke email gue ya. lukman_wiwin@yahoo.com
Wirya
Desember 18th, 2007 pada 09:47
Mas mau nanya, saya saat ini sedang mencoba membuat jaringan Thinstation tapi menggunakan media booting floppy disk dulu karena saya belum punya lan card yang ada eprom, saat booting pake disket boot, berhasil resolve DHCP & memperoleh IP address, tetapi saat mulai loading kernel, keluar pesan error sebagai berikut :
Segmentation fault
/etc/thinstation.init: shift:120: can’t shift that many
Kira-kira itu problem di mana ? dan bagaimana solusi nya ?
Tolong emal ke saya ya mas solusinya, terima kasih.
Keterangan :
os = win 2003 server
thinstation yang versi 2.2
tftpd32.exe yang versi 3.23
adhiwirawan
Desember 19th, 2007 pada 04:21
Saya belum pernah nemuin masalah itu sih.Sepertinya proses unpacking file boot image yang gagal. NBI file nya, compile sendiri atau menggunakan yg bawaan dari thinstation?, Spesifi clent-nya apa?, biar safe untuk TS V. 2.2 siapkan memory 64 mb. lalu di konfigurasi trivial FTP-nya yg di load file apa? thinstation.nbi atau thinstation.nbi.zpxe? coba satu per satu.
pada thinstation versi 2.2, terdapat cukup banyak driver-driver yang di jejalkan ke dalam nbi file nya. jadi HW requirement di sisi client lebih besar dri versi sebelumnya.
Sebaiknya coba tes dengan Thinstation versi 2.1
Wirya
Desember 21st, 2007 pada 01:51
File nbinya yang bawaan dari Thinstation, Spek client P4 (masih taraf percobaan jadi belum nyari komputer butut) memory 512 MB Lan card 3Com 3C905B-TX. Bukannya yang meload file itu cuman DHCP server mas? Kalo boot pake disket yang dipakai file thinstation.nbi mas. yang zpxe kan buat boot pake lan card.
Satu hal lagi saya gak menggunakan service dhcp server dari windows tapi menggunakan yang dari tftpd32. Dan memang bisa digunakan kan?
Baik akan saya coba dulu pake yang versi 2.1
Terima Kasih mas
tif
Desember 25th, 2007 pada 07:43
Mas, sebenarnya definisi thinstation sendiri apa sih? apa bedanya dengan LTSP? Dan kenapa diskless ada yang pakai Thinstation dan ada yang pakai LTSP. Memang yang jadi pertimbangan apa? Maaf, pertanyaannya ngeborong, maklum masih awam. Sebelumnya makasih ya…
adhiwirawan
Desember 25th, 2007 pada 15:29
Definisi baku sendiri mungkin ngga ada ya (CMIIW), cuma dalam konsep networking ada dua jenis jaringan thin dan thick station (kurus dan gemuk). thick station contohnya nya adalah jaringan peer to peer. Pada jenis jaringan client server, client kadang merupakan PC lengkap dgn HD, memory besar, prosesor cepat. Seperti Jaringan dengan MS Windows Server. dll. Barangkali itu belum termasuk katagori thin station.
Thinstation atau thin client adalah jaringan komputer dengan kondisi clent atau workstation yang sangat minim. Penekanannya pada ketidak beradaan media booting (Kernel). Karena itu disebut juga diskless workstation.
Perbedaannya thinstation lebih mengembangkan jaringan diskless dengan boot image kernel linux (linux box) untuk berbagai paltfrom (MS Windows, Linux, Apple dll) atau protokol jaringan seperti ICA, terminal server (RDP), Tarantella. Sedangkan LTSP lebih pada single platform yaitu linux.
adhiwirawan
Desember 25th, 2007 pada 15:49
Buat mas wirya: DHCP hanya mengirim / memberkan alamat IP bagi client. Setelah alamat diberikan TFTP lah yang mengirim paket-paket data ke virtual client.
Betul Thinstation.nbi.zpxe merupakan file yang digunakan untuk client dengan lancard yang memiliki bootrom pxe. Tapi pxe versi tertentu tidak berhasil dikenali sebagai pxe client oleh server thinstation.
thevamp
Desember 26th, 2007 pada 15:47
pak ciri – ciri untuk mengetahui Lancard PXE atau bukan bagaimana caranya ? mungkin ada tanda – tandanya untuk mengetahui Lancard PXE ? maaf pertanyaannya newbie banget. terimakasih
adhiwirawan
Desember 26th, 2007 pada 22:43
Lancard pada dasarnya ada dua macam: dengan flashrom dan tanpa flashrom atau kadang disebut eeprom, intinya pada pcb lancard itu ditanam ROM.
Karena sebagian besar ROM pada lancard kegunaannya untuk network booting jadi dikenal juga dengan nama Lancard dengan bootrom.
Kegunaan bootrom adalah untuk mengkoneksikan diri (PC diskless Client) ke server. Jenis bootrom yang dikenal saat ini misalnya RPL, PXE, BOOTP.
Ciri lancard dengan bootrom secara fisik terdapat slot ROM pada lancard dan dalam kondisi terisi.
Ciri lain saat proses booting muncul short-cut untuk masuk ke menu boot agent (MBA), misalnya untuk lancard jenis 3Com dengan menekan ctrl+alt+b
untuk mengetahui sepsifikasi lancard dengan bootrom bisa di cek di : http://www.etherboot.org/db/
Kalau ingin tau bentuk fisik dan merek dan seri yang memiliki boot rom coba deh googling dengan kata kunci lancard PXE, cari pada daftar gambar.
echa
Januari 13th, 2012 pada 12:44
saya pengen belajar
Wirya
Desember 27th, 2007 pada 07:30
Saya dah coba pake yang versi 2.1, stop loading nya di waktu pengenalan Hardware,tempo hari pake yang versi 2.2 keluar pesan error Segmentation fault /etc/thinstation.init: shift:120: can’t shift that many tanpa bisa sampe tahap pengenalan hardware, mungkin hardware yang saya pakai terlalu wah atau apa ? soalnya pakenya P4 PGA 478 2,8 Ghz, MB Asrock, Lan card 3Com 3C905B-TX. Musti nyari yang butut kali ya untuk coba lagi.
Mas bisa kasih screenshot gak tahapan booting di client ampe muncul login screen ke terminal service, kira2 muncul apa aja, misalnya pertama-tama resolve DHCP dan memperoleh IP Address, terus loading Linux kernel, terus deteck hardware, so on (belum pernah berhasil sih, jadi masih bertanya2 kira-kira kayak gimana)
dina
Februari 11th, 2008 pada 09:22
mas fungsi thinstation utk apa neh??
adhiwirawan
Februari 11th, 2008 pada 09:46
membangun jaringan dengan client yg ramping
. jadi nggak perlu pake harddisk n pentium empat. Cukup Pentium 1 s/d 3 memory 24 – 64 mb.
)
perawatan lebih mudah, nggak usah semua komputer di install satu-satu. lebih aman dan cepet (secepat server) .. (promosi
doni
Februari 12th, 2008 pada 04:54
Mas gmn caranya ngilangi trial licensinya ato ada cara laen agar ga pake trial.maklum saya newbie…
adhiwirawan
Februari 12th, 2008 pada 15:36
maksudnya siklus lisensi 120 hari ya?. di re install aja terminal server dan terminal service license-nya sebelum habis.
Atau googling mungkin ada.
adhiwirawan
Februari 13th, 2008 pada 09:13
klo baca fiturnya sih sepertiinya flash biosnya perlu di upgrade dulu karena di desain utk 2000 server dengan RDP v.5, tapi coba aja ke klik ini : http://www.eazytek.com/netvista/thinstation-boot-files.zip barangkali tipenya sama. klo blom bisa cari flashbiosnya di situs IBM atau baca pentunjuk-nya di sini : http://www.eazytek.com/netvista/thinstation.php#shortcut
sidhi
Februari 13th, 2008 pada 08:51
1. Untuk Bang RIDWAN (yg kasih coment di hal. ini) Alamat email anda apa ya? Soale anda bilang email ke anda utk keperluan mengatasi lisensi 3 bulan terminal server windows 2003. Sy gak nemu tuh alamat email anda.
2. Untuk Bang Adhiwirawan. Sy memiliki IBM NetVista 8363 thinclient. Kecil banget tanpa HD,Floppy. dsb. Bisakah langsung boot ke Win2003 terminal server? Sebelumnya sih sy menggunakan LTSP lalu rdesktop ke 2003 terminal server. Artinya kernel boot-nya dari LTSP dulu baru dia rdesktop ke 2003 terminal server. Pertanyaan sy, bisakah dibikin langsung boot ke 2003 terminal server? Maaf Newbi banget.
sidhi
Februari 18th, 2008 pada 06:30
Netvista 8363 sy Pakai flashbios standar masih blm bisa boot pak. Tapi kalo dengan komputer client lain – yg mendukung pxe bisa boot, bahkan berhasil masuk ke win2003server. File boot : thinstation.nbi.zpxe. Mungkin ada teman2 yg pengalaman menngunakan netvista8363?
Andri Y Haryadi
Februari 19th, 2008 pada 12:56
kalo instalasi di kliennya gimana, sorry saya agak bolot
atau kalo bisa minta dong step by step instalasi dari win 2003 sampai ke pc klien ke kangasepandri@telkom.net
soalnya saya tertarik buat dipake di lab sekolah saya
makasih ya ….
adhiwirawan
Februari 19th, 2008 pada 21:17
oh iya, instalasi client cukup memasang lancard pada CPU client, lalu disambungkan ke server (biasa-nya sih melalui switch hub),
Sebelumnya catat dahulu mac adress pada lancard tsb. lalu buat file pake notepad dengan nama: thinstation.conf-
Isinya lihat pada tulisan : http://adhiwirawan.wordpress.com/2007/11/15/thinstation-windows-2003-file-file-konfigurasi/
file-file konfurasi lain tidak perlu.
Jika lancard dengan bootrom PXE tidak ada bisa menggunakan disket (http://www.rom-o-matic.net) atau CD (ISO file dapat do download di http://www.thinstation.org) sebagai media boot agar terkoneksi ke server
wahyu
Februari 22nd, 2008 pada 13:46
mas q mo tanya kalo simulasi diskless yang anda coba memakai thinstation tipe berapa ??? suwun
ujik pacitan
Februari 22nd, 2008 pada 13:48
mas adhi klo dah di setting tapi ndak bisa kita harus gimana ??
poniyem
Februari 22nd, 2008 pada 13:51
terima kasih atas bantuannya
hery
Februari 22nd, 2008 pada 14:33
saya ingin menggunakan diskless dengan thinstation. saya mohon bantuannya….
mas punya video instalasinya ga?
perbandingan thinstation dengan PXES dan LTSP?
thinstation yang mana kalo saya ingin bootnya lewat disket?
file pa ja yang saya harus konfigurasi?
kalo bisa ajarin saya dunk……
mohon balasannya lewat email saya.
adhiwirawan
Februari 22nd, 2008 pada 15:17
buat Mas Wahyu: saya pake thinstation 2.2.1, cuma yang di tutorial ini direkomondasikan pakai versi 2.1.1 dulu karena sederhana dan lumayan lengkap. monggo, maturnuwon sampun mampir teng griyo kulo
Buat Ujik Pacitan: klo setting server sudah, coba hidupkan client dalam kondisi file tftpd32.ee aktif di server.
Perhatikan tamplan layar di client, pesan kesalahan apa yang muncul. lalu Perhatkan juga di jendela tftpd32.exe tab “log”-nya.
Buat poniyem: sama-sama, senang bisa membantu, semoga bermanfaat.
Buat Hery : Perbandingan antara thinstation dengan LTSP sudah saya bahas di atas,
Video tutorial ya, menarik juga ….., terimakasih atas masukkannya, akan saya usahakan.
Untuk boot dengan disket nanti kalau sempat akan saya buat tulisan khusus sekalian dengan boot CD (mungkin flash), sementara silahkan baca di http://rom-o-matic.com.
file-file konfigurasi sudah saya bahas di tulisan lain pada blog ini, silahkan lihat di: http://adhiwirawan.wordpress.com/2007/11/15/thinstation-windows-2003-file-file-konfigurasi/
putra
Februari 25th, 2008 pada 11:43
mas pada waktu booting kok saya mengalami thistation.nbi.zpxe…….error oxoooooo3b,.thinstation.nbi.zpxe error 0x0000003b cauld not laod nomor network device permasalahanya apa ya? wasalam
doni
Februari 26th, 2008 pada 16:03
2 client sya sudah bisa masuk ato login,setelah itu sya coba cek ip melalui ipconfig dan ternyata ip 2client tersebut sama dengan ip server saya.Yang ingin saya tanyakan apakha memang begitu ato seharusnya tiap client ipnya berbeda?
Mohon pencerahannya….
terima kasih
wassalam
adhiwirawan
Februari 26th, 2008 pada 16:26
dah bener, ip dari dhcp hanya u/ protokol trivialFTP,
deni
Februari 27th, 2008 pada 09:08
bisa di perjelas lagi mengenai TrivialFTP karna dhcp udah succses
asep
Februari 27th, 2008 pada 15:13
Salam kenal…mas tolong donk minta artikel lengkapnya tentang thinstation…mau coba di skul kita n sekalian buat tugas akhir saya..thanks
iva
Maret 4th, 2008 pada 13:32
mas blm begitu jelas dengan thinstation,bisa diperjelas lagi?
Ridwan
Maret 7th, 2008 pada 14:36
Buat sidi ,email saya r1dw4nm@gmail.com.
Buat ngilangin 120hari trial saya buat file batch.misalnya hapuslicensi.bat.isi file batch tsb adalah:
net stop “terminal server licensing”
echo y | del %windir%\system32\lserver\*.*
net star “terminal server licensing”
jalankan file batch tsb bila ada reminder licensinya terminal services
doni
Maret 10th, 2008 pada 11:45
wah ma kasih mas ridwan,bisa dicoba ne…
Insya Allah berhasil kan mas ridwan?
Ridwan
Maret 16th, 2008 pada 14:57
Buat doni .insya allah berhasil.jd kita gak perlu instal ulang term server lagi.kalo msh blm bs email aja.
Aku dah pakai di 2sekolah .lumayan ngirit biaya operasional.kalo mao canggih lg bs liat ke hematpc.com(bukan iklan lho.aku sih blm pake.cuma dah liat demonya)
doni
Maret 19th, 2008 pada 10:39
Saya mau tanya lagi nie mas…
Gmana cara settingnya supaya client ga bisa utak atik system pada Server…
misal ilangin cmd,g bisa buka drive c….
dan gmn cara setiap user mempunyai folder private tersendiri sehingga tidak bisa di acces oleh user laen…
kan biasanya dia berada di document setting…
Wassalam
adhiwirawan
Maret 22nd, 2008 pada 05:38
Bisa aja sih, syaratnya drive atau partisi yg mo di-manage mesti NTFS format. klik kanan di folder atau drive yg mo diatur tsb. lalu pilih sharing and securty, pilih tab security lalu lakukan pengaturan seputar user-user yang berhak mengakses, batasan akses (full acces, read, write, list dsb), ownership dll.
Maaf baru sempet jawab karena kesibukkan pekerjaan.
Rury Zeiril
Maret 18th, 2010 pada 12:42
Dear mas Adhi
Maaf nih terlambat ,
saya ingin mengaplikasikan apa yg mas utarakan diatas hanya saja saya kesulitan mendownload file thinstation.nbi, thinstation.nbi.zpxe . mungkin mas masih memilikinya atau mungkin ada link khususnya boleh dong kabarin saya
Thank’s
Rury Zeiril
GSM 081315006950
hyattdi
Maret 23rd, 2008 pada 15:56
Salam Kenal Mas….!!! Mau cari2 ternyata ketemu juga di sini, udah lama saya kepengen buat thinclient / thinstation yg pake windows tapi gak berhasil2, makasi bgt ya mas. Kalo ada dalam percobaan ada yang kurang ngerti saya boleh tanya2 kan mas….. rencananya saya mau cobain buat kantor neh…. heheheh. Thanks bgt….!!!!!
adhiwirawan
Maret 24th, 2008 pada 13:23
kendalanya di apa?, kalau bisa dijelaskan secara detail.
rudi
Maret 25th, 2008 pada 14:36
Kalau servernya XP, silahkan baca di :
http://my.opera.com/bbec/blog/show.dml/
atau gunakan software dari http://www.tsanywhere.com
nga bisa didownload n dibuka? pny saran mas?
Iya, hosting-nya lagi down
, download langsung aja di : http://struktur.kemi.dtu.dk/thinstation/download/Thinstation-2.2.1-prebuilt-Netboot.zip
rudi
Maret 27th, 2008 pada 08:33
trims udah di donlot.
nanya (terus hehe …) lagi yah…. saya mendapat kendala ketika memulai booting ke verbose mode nya
muncul pesan
rhine disable.
mknbi-1.4.4/first32.c (elf) (gpl)
top of ramdisk is 0x017f0000
ramdisk at 0×00940000 size 0x00eb0000
you passed an undefined mode number
press to see video modes available to continue or wait 30 secs.
uncompressing linux …. ok , booting the kernel
kendalaku dimana ya ……
Keterangan :
os = win 2000 server
thinstation yang versi 2.2
spek klient
p2 memori 24 mb
thinstation.nbi.zpxe
trims mas ………
rudi
Maret 27th, 2008 pada 08:35
sori ketinggalan , setelah muncul pesan itu , kompe klien lgsg hang
rudi
Maret 29th, 2008 pada 06:57
trims mas atas sarannya.
kami ada pake di lab kami.
ohya apa betul kalau di winxp , pemakaian thinstation ini dibatasi usernya sampai 3 user saja? sedang di windows 2003 unlimited ?
hyattdi
Maret 31st, 2008 pada 22:18
Salam….mas adhi
Sudah saya install semua berjalan lancar, ketika booting dari muncul layar thin stationnya trus ada tulisan “Press F2 verbose mode” setelah sekian lama tidak berubah2, kemudian saya tekan F2 , pada laya muncul tulisan “Configuring and Starting Network…..” dan itu terus tidak berubah – ubah.
Pada sisi server di Tftpd32 di bagian tab tftp servernya muncul tulisan berulang – ulang seperti
“item destroy”, “Rcvd DHCP Rqst Msg…..”, “Previously allocated adress acked…..” freeing DHCP decline Msg….” dst
apa yang kurang ya Mas kira2…???? Mohon pencerahannya…..!!!!!
teguhbayu
April 1st, 2008 pada 14:48
gimana cara nya membangun jaringan yang ideal untuk labor sekolah. dan gmna caranya membangun jaringan dengan pemakaian satu hardisk aja harap kira nya di balas di e-mail ssaya…
plissss demi anak sekolah yang jauh dri dunia teknologi. terima kasih atas perhatian nya.
hyattdi
April 1st, 2008 pada 17:46
Iya mas saya pake versi 2.2.1 untuk clientnya sih yang saya coba ramnya 512 sama 256. mas udah di rubah sesuai dengan ip server kok tetep aja ya muncul tulisan “Configuring and Starting Network…..” malah kadang sebelum masuk ke layar thinstationnya pas bootingnya ada tulisan “Searching for Server (DHCP)…..
…..F?.F?.F?.F?.F?. ”
setelah client di shutdown dan di nyalain lagi baru bisa masuk ke layar thinstationnya dan langsung dengan permasalahan seperti yang di atas……( sori mas banyak tanya….maklum newbie neh…..), mohon penceerahannya lagi….!!
Yang di folder c:\TFtpdRoot hanya ada 3 file seperti yang mas kasih petunjuk diatas (thinstation.conf.network, thinstation.nbi, thinstation.nbi.zpxe)
hyattdi
April 1st, 2008 pada 23:52
Selamat Malem Mas….heheh
sangking kepengen bisanya ane malem2 gini masih nyoba terus neh….. tapi apa daya, belum bisa2 mas. udah upgrade tftpd32 3.23, memang permasalahahn booting yang keluar ….F?.F?.F?.F?.F?. sudah tidak ada lagi… pas booting langsung ke layar thinstation…. tetapi sudah itu mandek … pada client lain ( P4, ram 512, ati radeon xpress 200) setelah di tekan F2 dan keluar Configuring and Starting Network dibawahnya keluar pesan
“DHCP not found! Network Not initialized.
This error probably accured because you haven’t got the correct,
module loaded for you network card.
Debug not enabled, boot halted.”
Wirya
April 3rd, 2008 pada 17:10
Mas Adi, saya dah nemu cpu butut dan juga lan card 3com905C TXM yang ada boo Promnya
pertanyaan saya, gimana meng integrasikan file boot nya ke e prom lan card. Mohon pencerahannya.
elmo
April 5th, 2008 pada 13:42
Kalo caranya nambahin module untuk network card Atheros(R) L2 Fast Ethernet di file thinstation.nbi-nya Thinstation 2.2rc5 prebuilt gimana yah??.. soalnya ngga tersedia disitu.. Thanks.
lia
April 12th, 2008 pada 17:48
mas adhiwirawan,aku gi buat jaringan tanpa harddisk OS window server 2003 pke citrix juga, tapi buat booting ke disketnya masih kurang paham??? kira2 pake sofware apa ya buat Img-nya biar bisa masuk ke OS???
di sisi client OS XP di server OS window server 2003, dan untuk konfigurasinya aku pake citrix tapi ternyata jarang baget referensi bahannya???
buat bang RIDWAN
tolong dunk, gimana caranya buat jaringan diskless dengan menggunakan window server 2003 + critrix metaframe???
lia
April 12th, 2008 pada 17:53
buat bang Ridwan aku boleh minta tutorialnya ga???
aranya buat jaringan diskless dengan menggunakan window server 2003 + critrix metaframe???
pvrpl3g1rl
April 22nd, 2008 pada 21:12
jadi penasaran mo bikin THINSTATION juga…ajarin y mas?hehehe.
lumayan,spy kl lab kebobolan,maling’a cengo krn pc’a diskless…hehehe.
lab kemalingan,lum sebulan ngerasain komp baru…hiks,…
syahputra
Mei 3rd, 2008 pada 10:04
mas saya pelajar smk jaringan. sekolah di seri langkat tanjung pura, sumatra utara. sebentar lagi kami tamat dan rencananya kami mengadakan gibyardi sekolah. dan masalah nya saya di minta untuk membangun jaringan komputer dengan thistation.
setelah saya cari di internet, program itu tidak bisa didownload lagi.
mas tolong bantu saya ya….,
mas boleh kirim E-mail ketempat saya untuk sarannya.
salam kenal mas Adhiwirawan
Tomy Ida Irawan
Mei 29th, 2008 pada 11:43
Mas, Pak atow siapapun lah…
Saya bener2 baru dn teknologi ini, mohon artikel & Softwarenya dikirim ke email saya.
Sy orang ndeso yg mo blajar untuk maju jd ya mohon pencerahanya….
Maturnuwun
agil newbie
Juni 1st, 2008 pada 22:07
MAs Wirawan, minta penjelasan donk ttg sound redirect, soalnya kalo -r sound nya aktif,klien gak mau konek. Aku kesulitan bgt utk urusan yg ini. Dari jaman jebot gagal terus. Aku penasaran banget si ama problem yg satu ini meskipun aku sebenernya lebih seneng ngaktifin BartPE buat nge-load mstsc.exe. So simple. Utk urusan drivernya bisa di slipstream ke master Xp-nya, baru di build. Msalahnya akan lebih menyenangkan kalo aku cuma perlu booting network tanpa ngurusin clientnya.
MAkasih mas.
Oh ya… buat temen2 yg pengen ngilangin grace period server 2003,aku biasanya sebelum mulai fresh install , setting tahun di BIOS aku tambahin 10 tahun. Setelah semua proses kelar, balikin lagi tahunnya. Alkhamdullillah normal.
ekar
Juni 10th, 2008 pada 09:15
tlng minta tutorial set streaming windows server 2003
afdoli (pamekasan)
Juli 18th, 2008 pada 10:36
1. apa keunggulan Diskless Thinstation sama Office station
2. Bagaimana metode kerjanya Windows Terminal Service
3. Terminal Service berada pada layer apa pada OSI
4. Kalo Boleh kirimin No. Telp. ato HPnya
Minta tolong kirim ke email saya mas…!!!!!!! lag garap TA
Lilip
April 12th, 2010 pada 11:18
mas, udah dapet jawabana ya?
bagi dong..?
saya juga mau jawabana…
afdoli (pamekasan)
Juli 18th, 2008 pada 10:38
o iya makasih bangeeet mas…. atas bantuannya
aad
Juli 18th, 2008 pada 20:59
mas adhi…
saya pengen nanya tentang jaringan diskless,soalnya aq masih bingung tentang diskless tsb.kan aq mw gunain topik itu untuk maju TA
kirim penjelasannya ke emailq ya mas…
makasih
hirzi
Agustus 3rd, 2008 pada 15:08
mas, pertanyaan saya sama seperti sdr afdoli. tolong kirim ke email juga ya! lagi ngerjain TA juga, tapi ada tambahan desktop virtualization. o iya klo bisa minta masukannya juga tentang desktop virtualization. terimakasih atas bantuannya
imam
Agustus 4th, 2008 pada 14:13
artikel vgax mana?
yant
Agustus 5th, 2008 pada 08:14
mas saya pakai windows 2003 dan client 20 pc, kira-kira gimana cara agar setiap pc client tidak selalu log off dan cara merubah setingan bootp timeout
didik hadi purnomo
Agustus 8th, 2008 pada 14:55
mas minta tutorial lengkapnnya.soalnya saya coba dengan thinstation dengan boot dari CDROOM dan Floppy. untuk windows 2000 sever bisa windows 2003 Server R2. ngak bisa. minta bantuannya. trims
edi
Agustus 8th, 2008 pada 21:09
mas…saya lagi cari lan card 3com 3c905CTXM apa sejenisnya yang bisa baca PXE. tlg info dimana saya bisa dapatkan ? thx
Erlanz
Agustus 18th, 2008 pada 08:50
mohon bantuannya …..
saya menggunakan satu server & satu klien
saya sudah jalan kan cara diatas
di komp. klien tampil
CLIEN MAC ADDR: 00 E0 18 E8 AB 2F , GUID: 00000000-0000-0000-0000-000000000000
CLIEN IP: 192.168.1.10, MASK: 255.255.255.0, DHCP IP: 192.168.1.4
PXE-E79: NBP IS TOO BIG TO FIT IN FREE BASE MEMORY
PXE-M0F: EXITING INTEL PXE ROM
Lilip
Maret 26th, 2010 pada 10:17
wah, saya juga ngalamin masalah yang sama tuh mas..
kira2 mas udah ketemu blum ya solusina? di apain?
adhiwirawan
Maret 26th, 2010 pada 15:28
Kemungkinan versi PXE di bootrom masih yang lama.., silahkan baca mengenai upgrade flash rom..
http://adhiwirawan.wordpress.com/2007/11/26/upgdrade-flash-rom-lancard-intel-pro100/
Kemungkinan lainnya, file netbootnya yang terlalu besar.., sudah dibahas beberapa kali coba baca komentar2 di atas …
Syamsu Anwar
September 10th, 2008 pada 08:50
mas adi irawan tolong kasih tau caranya nyeting client tanpa hardisk
gue punya win2003server r2 niatnya mau di pasang di pc p4 3.ghz memori 2 gb. komputer client 5buah pentium3 550. niatnya biar konek keinternet. tolong bales ya
atau kirim artikelnya ke emai : anwar_smkn1@yahoo.com
tata
September 24th, 2008 pada 13:20
Kalo menggunakan card lan biasa bisa ngak, contohnya card lan bawaan dari mainboard?,
DAYU
Oktober 27th, 2008 pada 11:58
Mas.. tolong dong kasih pencerahan.
saya belajar bikin jaringan untuk warnet 1 server 4 client dengan pc station pake hub switch. tapi kok pc stationnya tidak bisa connect dengan server ( host unreachable),, kira – kira kenapa ya?
dio
Oktober 30th, 2008 pada 17:08
untuk 20 client sy butuh berapa biaya untuk membangun thin client dgn server win 2003
Wagi
November 5th, 2008 pada 22:29
Ass Mas mau tanya kalua pake XP2 caranya gmn klau mau di jadikan server kayak server 2003, tp yang nggak menggunakan tftpd32, kalau ada yang tahu share ma aku donk..wasalam
andry
November 12th, 2008 pada 16:19
mas berapa banyak client maksimalnya???
andry
November 12th, 2008 pada 16:21
mas kalau boleh saya minta emailnya (pengen belajar nech) atau kirim balik lewat blog saya ya…. terima kasih artikelnya sangat membantu saya….
uniq
November 25th, 2008 pada 12:50
Ass,..
Maz…nih q lg bwt TA d3pjj.Q tertarik ambil judul nih….cz sesuai bgt dengan kondisi diskul q.Masalahnya q msh radak bingung and g paham ma thinstation..dll.
1. Misalnya kalo g pake thinstation bs ta?pake windows 2003 ja?(tanpa harddisk lo ya)?
uniq
November 25th, 2008 pada 12:53
oh ya hampir lupa ini email saya: japanish_07@yahoo.com
ym:s4_ku_r406@yahoo.co.id
oom
November 27th, 2008 pada 12:40
mas saya pake jaringan winconnect dengan server Windows XP. saya pengen jaringan tersebut pada sisi client tanpa hardisk dan bisa booting pake LAN. Fasiiltas PXE di client sudah ada. Gimana caranya? apa softwarenya? dtitunggu banget jawabannya karena mendesak.
dinni
November 28th, 2008 pada 09:13
bagaimana sich……..cara membangun web server dgn win.2000 server dan beserta gambar nya ya………..
hawa
Desember 4th, 2008 pada 17:04
terima kasih artikelnya bagus sekali. saya lagi butuh banget ttg informasi diskless, oh iya apa bisa kalo menggunakan os xp ya??
Syamsu Anawar
Desember 9th, 2008 pada 08:22
Mas adi
mo nanya nich???
1. Gimana biar client login automatis??
2. Desktop Client bisa dikasih gambar tidak??klo bisa gm caranya??
makasih sebelumnya. klo bisa jawabannya dikirim via e-mail : anwar_smkn1@yahoo.com
uniq
Januari 19th, 2009 pada 12:46
kalo bwt disket bootnya gmn?adakan pentunjuk yg jelas, krn disini susah cari lancard bootrom
uniq
Januari 19th, 2009 pada 12:49
truz..kalo mo pasang sofwrae monitoring kira2 pake apa ya?truz konfigurasinya gmn?mohon bantuannya…
mungkin bs ditulis artikelnya…sama langkah 2 membangun ftp server..biz masih bingung ma tftp server?apakah fungsinya sama?
sugi
Januari 26th, 2009 pada 07:44
wah asik nih ,saya masih belom tau detail tentang materi ini,apa ada yang bisa sharee lebih khusus untuk biaya jangan mahal ya,soalnya cape mandiri nyobi2 nggak sukses2,salam kenal dari sugivr@yahoo.com
passlink
Januari 29th, 2009 pada 00:38
Mas, boleh tau dong menghilangkan lisensi 3 bln terminal service di windows sever 2003 gimana? gue da coba tapi belum berhasil.. begitu juga kalo pake win 200 server apakah caranya sama?? thank infonya
hadi
Januari 30th, 2009 pada 18:54
Mas ,
thanks untuk artikelnya , saya mau nanya , saya ikuti semua artikel diatas ,tftp ,dhdcp jalan normal , tapi pada saat boot linux selesai dan ada tuliasan anywherets ada pesan hostname file not found,config file mach ardess not found , padahal sudah saya masukkan ke dalam directory root tftp nya , mohon penjelasannya .
thanks
hadi
hadi
Januari 31st, 2009 pada 09:04
Mas Adi ,
ini mas pesan di clientnya :
can’t get global configuration file, using default configuration file
getting configuration for host na …… not found
getting configuration for ip addres … not found
getting configuration for mac adre…. not found
Thanks
Hadi
taufik
Februari 23rd, 2009 pada 08:09
masklo bsa di kasih file donloadnya
piq_in
Maret 31st, 2009 pada 06:39
thinstation.nbi.zpxe, kok ga ada ya, harus ngelink kemana mas, trims,
piq_in
Mei 12th, 2009 pada 20:22
mas gmn cara membedakan (memilih) landcard yang bs langsung bootrom. dari seri produk
trims
jarkosih
April 6th, 2009 pada 22:49
Mas, saya ingin mempelajari jaringan thinstation di windows xp,dimana tempat untuk kursus atau seminarnya sekarang di jakarta,,,,,,,,,
Deden
April 9th, 2009 pada 01:30
Saya sudah berhasil install thinstation dengan menggunakan windows 2008 server dan 10 pc client intel, akan tetapi pada 10 pc lain yang amd setelah tapi setelah file Thinstation.nbi.zpxe selesai di kirim dari server langsung macet setelat tulisan done, tidak seperti pc intel yang bisa login, kira-kira apanya yang salah ?
Fanani
April 11th, 2009 pada 13:51
Mas trimakasih atas tutorialnya.
Saya mau nanya , apa perbedaan anatara Thinstation dan LTSP ?
arief
April 19th, 2009 pada 15:02
mas adhi… tolong kirimin file konfigurasi untuk thins pd w s 2003 saya sudah pernah coba…tapi pas masuk layar thin … pas ngeload tftp server selalu not found saja ..gimana solusinya ya ??? trim.s
arief
Mei 6th, 2009 pada 14:49
pake thin 2.2.1
TFTF SERVER NOT FOUND
selalu begitu pa adhi
Doel
Mei 5th, 2009 pada 08:19
mas, saya mau tanya..
1. untuk isi bootrom pakai alat apa
2. Ethernet nya apa masih ada yg jual
3. apa bisa pake kabel coax
4. Trus ngisi atau ngedit rom nya pake apa
mohon penjelasannya mas? terima kasih…
Didik Purnomo
Mei 12th, 2009 pada 12:01
Assalamulakum Wr.Wb
Selamat pagi dan salam sejahtera
Saya adalah pengguna baru diskless workstation dan pengalaman saya masih kurang mohon kepada mas adhiwirawan untuk selalu memberikan update tentang diskless secara continue, ini saya juga punya pertannyaan
1 apakah yang dimaksud file-file konfigurasi yang tertera di atas?
2 bootnya untuk diskless workstation menggunakan apa?
tolong berikan saya tutor secara dasarnya saja instalasi diskless workstation sekian saja dari saya terima kasih
selamat pagi wasalamualikum wr.wb
Didik Purnomo
Mei 12th, 2009 pada 12:05
Assalamulakum Wr.Wb
Selamat pagi dan salam sejahtera
Saya adalah pengguna baru diskless workstation dan pengalaman saya masih kurang mohon kepada mas adhiwirawan untuk selalu memberikan update tentang diskless secara continue, ini saya juga punya pertannyaan
1 apakah yang dimaksud file-file konfigurasi yang tertera di atas?
2 bootnya untuk diskless workstation menggunakan apa?
dan apa SO nya
tolong berikan saya tutor secara dasarnya saja instalasi diskless workstation sekian saja dari saya terima kasih
selamat pagi wasalamualikum wr.wb
amril
Juli 13th, 2009 pada 09:05
Ms Windows 2003 Server
*
thinstation.nbi, thinstation.nbi.zpxe
*
File-file konfigurasi
*
tftpd32.exe
saya ingin download file-file tersebut kok dah gak bisa?alamat tidak diketemukan
heru
Oktober 24th, 2009 pada 12:33
mas adhi mo tanya nech…!!!, bisa kasih tau spesifikasi komputer supaya jaringan thinstation bisa dipake game online…., yang sekarang sy pake server dualcore ram 1gb, hdd 160gb, client p3 800mhz, ram 128mb, koneksi speedy unlimited.
elhadiry
Januari 14th, 2010 pada 02:23
Alhamdulillah sudah bisa, dari usaha yg gigih akhirnya membuahkan hasil. Trim’s mas Adi. Tinggal satu nih laptop fujitsu P3 yg bandel, pdhl sdh pake boot cdrom & pxelinux segala, NIC rtl8139 hang di tengah jalan. Msh menunggu comment teman2 dan pencerahan mas Adi selanjutnya…
SYAMSU ANWAR
Februari 18th, 2010 pada 11:45
ASS
mas adi klo drive D bisa ga foldernya tidak bisa dibaca semua oleh client.mohon pencerahan.
makasih sebelumnya
klo bisa kirim via email :alghifari2001@gmail.com
Lilip
April 9th, 2010 pada 10:15
Walaikumussalam,,
)
(coba ikut jawab ya..
bisa..
caranya :
-kli kanan pada drive D
-pilih “share”
-trus tinggal setting deh hak akses yang mau dikasih, apakah semua user bisa melihat atau dibuat private aja..
selamat mencoba..
Lilip
April 9th, 2010 pada 10:21
Assalamualaikum..
Pak, alhamdulilah skarang jaringan thinstation network saya sudah berjalan lancar..klien sudah bisa menikmati pasilitas tanpa harus menggunakan hardisk..
nah,, setelah saya uprek uprek, ternyata klien juga bisa browsing internet sama seperti server..
PERTANYAANNYA ADALAH….
bisa ga, kita ngatur klien agar cuma klien tertentu aja yang bisa akses internet..
misal :
saya ada 20 klien pake thinstation, dengan rule sbb :
-5 PC boleh pake internet dengan full akses,
-10 PC boleh pake internet tapi aksesnya terbatas (ga boleh buka FB, FS, situs-situs por*o, dll
-5 PC lagi sama sekali ga bisa buka internet..
nah, kira2 bisa gak ya saya buat seperti itu??
kalo bisa, gimana ya caranya..?
terimakasih…
adhiwirawan
April 9th, 2010 pada 11:02
untuk membatasi akses sebaiknya menggunakan url filter yang sekaligus firewall. di sekolah saya menggunakan IP-COP. dibutuhkan 1 pc khusus dengan 2 lancard (min pentium 1, saya sendiri pake p3)., hdd sekitar 5 GB, memory 64 mb.
kalau itu sudah dibuat baru dilakukan pengelolaan akses internetnya dengan plug-in2 yang tersedia.
akhlis
April 28th, 2010 pada 10:50
Asslmu’alaikum,,,
Pak, saya mo nyoba aplikasi thinstation network ini, tp saya mo coba cari file thinstation.nbi, thinstation.nbi.zpxe nya susah bgt ya,,,dimana cari’y, kalo bisa di share atow dikirim lwt email saya di akhlis.rajasa@gmail.com. trimakasih ditunggu pak,,
Lilip Rifai
April 29th, 2010 pada 09:18
Pak adhi, terima kasih banyak atas masukannya yang mengenai IP-Cop kmarin_sungguh sangat membantu.
kalo bapak tidak bosan sih, saya mau ijin bertanya 1 kali lagi. (CMIWW):D
Di jaringan thinstation ini kan saya hanya menggunakan 1 OS Win2003 server yang berlisensi. sedangkan kliennya tidak menggunakan OS yang sama yang di ambil dari server tadi.
Nah, apakah metode ini MELANGGAR HAKI atau tidak?? soalnya kan disini 1 OS Lisensi digunakan untuk 20 PC.
Kalo seandainya memang tidak melanggar UU HAKI, bisa kasih tahu saya referensi yang mendukung hal tersebut ga?
hhee,, maf ya Pak kalo banyak nanya…
)
semoga Ilmu yang bapak amalkan bisa menjadi cahaya penerang di “hari yang akan datang”…
amiin…
Lilip Rifai
April 29th, 2010 pada 13:30
maaf pak, RALAT.
maksud saya kliena juga menggunakan OS yang sama yang di ambil dari server.
pertanyaanya sama seperti diatas.
ARIE
Juni 4th, 2010 pada 08:29
mas adhi saya butuh bantuan untuk setting thin client dari awal…
sekitar 6 bulan yang lalu saya membeli bekas 6 unit thin client hp compaq seri t5500… karena bekas jadi tidak ada cd driver dan keterangan instalasinya …. rencananya alat tersebut mau saya gunakan untuk keperluan warnet saya …. tapi saya tidak tau bagaimana cara setting thin client …. saya sudah bertanya ke situs resmi nya hp tentang bagaimana cara setting hp thin client dari awal tapi tidak mendapat jawaban …. sampai sekarang alat tersebut belum saya gunakan … saya minta tolong sama mas adhi untuk membantu saya dalam setting hp thin client t5500 dari awal … sebelumnya saya ucapkan banyak terima kasih atas bantuannya ….
Harto
Juni 5th, 2010 pada 21:45
Aslm.wr.wb.
Saat ini saya sudah lama tidak mengikuti perkembangan teknologi jaringan komputer, yaitu sejak 2005 saat saya jadi PNS dan di tempatkan di pelosok Lampung Tengah yang sulit untuk akses internet meskipun ada warnet juga.
Saya mau buat jaringan komputer thinclient dengan OS terbaru yang support. saya punya 4buah P1, 2buah P3, 3 buah P4 saya sudah baca artikel yang diatas. Tolong mas infonya agar yang saya gunakan nantinya yang up to date, trms ya mas. tolong di balas.
Waslm.wr.wb.
Khoiril
Agustus 13th, 2010 pada 08:47
mas aku dah setting thinstation sesuai artikel yang ada, okneksi ke server sudah berhasil tetapi tidak bisa masuk ke windows, kira kira apa ya penyebabnya?
nasrun
November 20th, 2010 pada 23:54
bang…mau nanya ,bagai mana cara pemasangan modem dan swith ke server,dan cara seting client
adhiwirawan
November 21st, 2010 pada 09:06
bisa langsung semua (server, modem adsl, client) ke switch.. ini cara paling mudah. Bisa juga modem ke server dengan syarat ada dua lancard di server, jadi server berfungsi juga sebagai router, bisa sekaligus firewall dan juga proxy. Tapi harus install software tambahan. Yg lebih aman firewall dan proxy menggunakan pc khusus (dedicated).
Untuk setting client semua sudah dijelaskan di artikel ini.
nasrun
November 24th, 2010 pada 17:00
bang saya sudah instal windos 2003 nya,and setting client nya,tinggal thinstationnya yg belum bisa dan saya uda download ,tapi tidak sama contoh yg di atas ,jadi saya minta bantuanya….?
saya punya windos server 2008 ,bagai mana cara menjalankanya,apa sama windos 2003
adhiwirawan
November 25th, 2010 pada 09:11
untuk windows 2008 saya belum pernah mencoba, ada teman blogger yang bisa membantu?
nasrun
November 26th, 2010 pada 18:59
untuk download thinstation nbi dan file2 konfigurasi ,bagai mana caranya?mohon bantuanya
roby
Januari 8th, 2011 pada 16:01
mas saya buat network ni.. sever nya pake acer altos g330 mkz, os win server 2003, thinstation 2.0.. kompi clientny pake pentium 4 2,8.. ram 1 gb., ethernet onboard, tanpa hardisk.. permaslhnnya kok saya pake monitor lcd networknya gak mau konek.. tp saya pake monitor biasa n make lan card malah mau.. mohon bantuannya
sobri
Januari 12th, 2011 pada 13:23
pak disaat user pake len card yang ada bootrom jaringan ya bisa jalan tapi kalo pake yang onbort ga jalan ,tolong ya pak ?
Nick Belonk
Januari 27th, 2011 pada 22:55
mas adhi lam knal yach..
saya dapat masalah dalam penerapan server WTSP.
server yang saya pake prosesor intel xeon, ram 2GB, sedangkan klien pake prosesor core duo, ram nya 2GB juga, lancard yukon PXE v6,..
jd pada saat booting mlalui lancard, klien dah dpt DHCP dari server tp wkt download image nya lm banget dan kadang2 berhenti gto ja..
tp tmn saya nerapin server LSTP pake spesifikasi server dan klien yg sama dengan saya bisa ngangkat sampai 10 klien, sedangkan saya satu pun ga bisa…
mohon penjelasannya kayak gmn to mas adhi..
Raden Mas
Februari 15th, 2011 pada 21:58
SALAM MAS ADHI……
Saya sudah kerjakan Instalasi jaringan sesuai dengan petunjuk yang ada pada blog ini tp ada beberapa monitor yang mengalami kendala yaitu muncul pesan INPUT NOT SUPPORT tp ada juga monitor yang langsung bs masuk mengakses program yang ada pada server.
Mohon penjelasannya….
Terima kasih…
adhiwirawan
Februari 16th, 2011 pada 11:34
biasanya ini berkaitan dengan kompatibilitas VGA Cardnya,
Raden Mas
Februari 16th, 2011 pada 20:09
Yang saya bingung adalah setelah dicoba outputnya langsung ke proyektor, tidak lagi muncul pesan INPUT NOT SUPPORTED, jd apakah VGA pd Telebitnya atau LCDnya yang tidak support….
hendra tri
April 17th, 2011 pada 21:01
salam mas adi… sy mau tanya gimana cara ngilangin permintaan ip server saat komp klien login….. agar otomatis…. tolong kirim jawabanya ke e-mail saya terimakasih
hendra.trisulistiyo@gmail.com
Warnet Al Bisri
Juli 12th, 2011 pada 22:09
maaf mas.. . klw pake thinstation . . ! ! !
apakah sound di client bisa aktif gak ? ? ?
mohon pencerahannya !!!
hambali
Juli 27th, 2011 pada 21:52
mas ko saya gak bisa ya mas kan loading thinstationnya dah muncul tapi permasalaha dhcp server ma network nya itu gmana pak .,.,.,.,.,.
tolong di bales
hambali
Juli 27th, 2011 pada 21:53
mas saya, masalah saya dhcp servernya masala terus sama network nya gak terinstal masalahnya dimana ya mas
yance
Desember 7th, 2011 pada 20:42
Saya mau tanya server saya pake windows server 2003 tetapi saya operasikan dari virtual pc, apakah bisa server tadi dibuat thinstation?dan tolong minta alamat YM dong pak.terima kasih.